Saturday, November 27, 2010

Cinta Kepada-MU

Bismillahirrahmanirrahim...

Dengan Nama Allah yang Maha Pengasih, Maha Penyayang

Alhamdulillah dengan izin-Nya dapat saya menghirup oksigen lagi pada hari ini, bernafas dengan menikmati iman dan Islam yang dikurniakan-Nya pada saya. Bagi saya,itulah tanda kebesaran-Nya dan kewujudan-Nya yang tidak dapat disangkal oleh siapa-siapa pun.

Dalam post kali ini, ingin saya membicarakan tentang cinta, ‘love’ yang sering jadi buah mulut masyarakat sekarang ini terutamanya dalam kalangan remaja. ‘What is love actually?’ –I have been wondering the same question ever since I was twelve years old. Ever since I found out that some of my friends got addicted with coupling syndrome.

Love..what is love?

Menurut Imam al-Ghazali, cinta itu ialah kecenderungan jiwa yang amat kuat dalam diri seseorang kepada sesuatu atau seseorang yang lain yang boleh memberi kelazatan, manfaat dan sangat serasi dengan fitrahnya (tabiat).

Apakah fitrah manusia? Setiap manusia sangat menyenangi kesempurnaan (al-Kamal) dan keindahan (al-Jamal). Justeru, siapakah lagi Maha Sempurna dan Maha Indah selain Allah? Sudah tentu bukan ‘boyfriend’ atau ‘girlfriend’ yang kita baru sahaja kenal. Sebaliknya, hanya Allah yang layak menjadi tujuan kecintaan sekalian manusia.
Mengapa kita perlu cintakan Allah?

The answer to that question is very simple. It is because Allah loves us. Allah sayang pada KITA disebabkan itulah ‘He created us’...Daripada tiada kepada ada. Setiap hari kita memerlukan Allah untuk menikmati kehidupan bersumberkan segala nikmat dan rahmat yang diberi-Nya. Why do we fall in love with someone? Mungkin kerana cantik, baik atau banyak budinya terhadap kita. Jikalau begitu, kita sepatutnya sandarkan perasaan cinta itu kepada Allah S.W.T. Pencipta kita. Hal ini kerana, Allah lah yang paling banyak berbudi pada kita, menciptakan kita daripada tiada kepada ada, sentiasa mengingati kita, memberi nafas (nyawa) kepada kita setiap saat..

Pernahkah anda terfikir.. ..???

What if...what if...Allah forgets to give life to us tomorrow?

Do we still can talk to our family and friends like we used to?

No...!!

Impossible!

Allah is our Creator. He is the reason why we are here in this earth...Without Him, we are nothing...we could not even breath if He doesn’t allowed it.
Therefore, it is crystal clear that we should love Allah-our God to the fullest.

However,

There are people who find it hard to love Allah....Why is this so? Kejahilan dan kedegilan..kejahilan dan kedegilan merupakan dua elemen utama yang menjadi penghalang untuk seseorang itu mencintai Allah.

Akibat jahil, kita tidak kenal kebaikan, keindahan dan kesempurnaan Allah. Padahal hukum cinta telah termaktub-tak kenal maka tak cinta. Jahil dalam konteks ini bermaksud tertutupnya pintu hati untuk mengenal Allah. Kenal dengan hati, tahu dengan akal. Ramai manusia sudah maklum tentang keindahan dan kesempurnaan Allah dengan akalnya. Mereka belajar, mengaji dan menuntut ilmu tauhid. Malangnya ilmu itu tidak meresap ke dalam hati mereka yakni mereka tidak mengamalkan ilmu yang mereka pelajari..

Kedegilan pula berpunca daripada hati yang sakit. Analoginya-pabila kita jatuh sakit, tekak kita jadi pahit, selera pun hilang, makanan lazat menjadi hambar.Adakah makanan itu yang berubah rasa ataupun lidah kita yang berubah rasa? Similar to that....Bukan kerana cinta Allah itu tidak hebat, tidak indah tetapi hati yang sakit tidak akan berupaya menikmatinya. Jika dibiarkan saja hati yang sakit,itu, terbiar tanpa penawar maka ianya boleh bertukar menjadi hati yang mati.

Hati yang mati (sakit) tidak akan memberi ketenangan kepada tuan empunya badan. Orang yang tidak mencintai Allah pasti tidak akan bahagia dalam hidupnya. Mereka umpama ‘lost’ di lautan, terpesong dari arah laluan yang betul-tidak sampai ke destinasi.

Kita perlu ingat bahwa sakit fizikal; tangan terkena api pun dah sakit, inikan api neraka.. Mampukah kita bertahan???

Sakit di dunia akhirnya akan diakhiri dengan kematian NAMUN ‘sakit’ hati (hati yg mati) akan menyeksanya dari dunia hinggalah ke akhirat kelak akan berterusan forever ...(non-stop...)

Marilah kita sama-sama muhasabah diri kita balik...betulkan bailk niat kita hidup di dunia yang fana ini...

Marilah kita sama-sama kejar cinta Allah...

Wallahualam.

Sumber: Pahrol Mohamad Juoi. (September 2010).Majalah SOLUSI.

P.S- Insya’Allah akan disambung lagi...

1 comment:

eira said...

jika manusia mergerti ape2 tentang dunia..pasti dunia x musnah ngn dosa2 yg begitu bnyak sekali,,jika ade manusia yg mergerti sume nie..amin3